Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget
4 mins read

Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget

Liburan Seru Tanpa Khawatir Kantong Jebol? Bisa Banget!

Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget – Liburan adalah momen menyenangkan untuk melepas penat, menjelajah tempat baru, atau sekadar recharge energi. Tapi sayangnya, banyak orang pulang dari liburan justru dengan stres baru: overbudget alias pengeluaran yang melebihi rencana.

Kalau tidak direncanakan dengan matang, biaya transportasi, penginapan, makanan, dan oleh-oleh bisa membengkak tanpa disadari. Karena itu, penting banget untuk tahu cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget, biar momen bahagia tidak berubah jadi beban keuangan.

Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget

Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget
Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget

1. Tentukan Tujuan dan Durasi Liburan

Langkah pertama yang paling krusial adalah menentukan destinasi dan berapa lama kamu akan liburan. Ini akan memengaruhi semua perhitungan anggaran selanjutnya.

Tips:

  • Pilih destinasi sesuai budget, bukan gengsi.

  • Hindari destinasi yang sedang peak season jika ingin hemat.

  • Buat daftar singkat tempat yang ingin dikunjungi agar tidak impulsif selama di sana.

Contoh: Jika kamu berencana liburan 3 hari 2 malam ke Yogyakarta, tentu biayanya jauh berbeda dengan 5 hari 4 malam ke Bali.


2. Riset Biaya Sebelum Berangkat

Jangan berangkat tanpa riset! Pastikan kamu mengetahui estimasi harga untuk:

  • Tiket transportasi (pesawat, kereta, bus)

  • Akomodasi (hotel, guesthouse, homestay)

  • Harga makanan dan minuman di sekitar

  • Tiket masuk objek wisata

  • Transportasi lokal

Kamu bisa gunakan aplikasi seperti Traveloka, Tiket.com, atau Google Maps untuk cek harga dan review. Buat daftar kasar biaya harian sebagai patokan.


3. Buat Rincian Anggaran Sesuai Kategori

Bagi anggaran liburanmu ke dalam beberapa pos, misalnya:

Kategori Estimasi Anggaran
Transportasi Rp 800.000
Penginapan Rp 600.000
Makan & Minum Rp 450.000
Tiket Wisata Rp 300.000
Oleh-oleh Rp 200.000
Dana Darurat Rp 150.000
Total Rp 2.500.000

Dengan rincian ini, kamu tahu berapa batas maksimal yang bisa kamu keluarkan di setiap pos, dan bisa lebih disiplin saat berada di lapangan.


4. Gunakan Sistem Amplop atau Dompet Digital Terpisah

Salah satu trik jitu agar tidak overbudget adalah memisahkan uang berdasarkan kategori:

  • Gunakan amplop fisik untuk tiap kategori jika liburan tanpa kartu.

  • Atau buat e-wallet atau rekening digital terpisah untuk biaya tertentu.

Contohnya, kamu bisa transfer dana makan ke akun OVO, dan dana transportasi ke GoPay. Saat saldo habis, kamu tahu bahwa batasnya sudah tercapai.


5. Booking Lebih Awal untuk Harga Lebih Murah

Semakin dekat waktu keberangkatan, biasanya harga tiket dan hotel akan lebih mahal. Maka dari itu, rencanakan dan booking segala kebutuhan jauh-jauh hari.

Keuntungan booking lebih awal:

  • Dapat harga promo

  • Pilihan akomodasi lebih banyak

  • Lebih tenang karena persiapan lebih matang

Jangan lupa cek promo kartu kredit, cashback aplikasi, atau diskon travel fair untuk menghemat lebih banyak.


6. Bawa Barang Secukupnya agar Tidak Kena Biaya Tambahan

Overbudget bisa terjadi karena hal-hal kecil seperti:

  • Kelebihan bagasi

  • Lupa bawa charger dan harus beli di tempat wisata

  • Tertarik belanja karena lupa bawa perlengkapan pribadi

Tips:

  • Bawa botol minum sendiri

  • Siapkan obat-obatan pribadi

  • Bawa camilan ringan

  • Gunakan koper kabin untuk memaksa packing ringkas


7. Batasi Pengeluaran Impulsif

Godaan selama liburan sangat besar, mulai dari suvenir lucu, makanan unik, sampai paket tur dadakan. Jangan sampai pengeluaran impulsif bikin anggaranmu jebol.

Cara menghindari:

  • Bawa uang tunai secukupnya saat bepergian harian

  • Hindari melihat-lihat toko atau pasar kecuali memang direncanakan

  • Tanya diri sendiri: “Apakah ini benar-benar aku butuhkan atau cuma ingin sesaat?”


8. Sisihkan Dana Darurat untuk Kejadian Tak Terduga

Meski sudah merinci semua pengeluaran, tetap sisihkan dana darurat sebesar 5–10% dari total anggaran. Dana ini bisa digunakan jika:

  • Jadwal transportasi mendadak berubah

  • Harga naik tiba-tiba

  • Terjadi hal tak terduga (cuaca, kesehatan, dll)

Dana darurat ini adalah penyelamat agar kamu tidak perlu tarik utang saat liburan.


9. Catat Semua Pengeluaran Selama Liburan

Selalu catat pengeluaran harianmu, sekecil apa pun. Gunakan:

  • Aplikasi budgeting seperti Money Manager, Spendee, atau Catatan Keuangan

  • Catatan manual di notes HP

Dengan mencatat, kamu bisa:

  • Mengecek apakah sudah melebihi batas

  • Menyesuaikan rencana harian berikutnya

  • Belajar dari pengalaman untuk liburan berikutnya


10. Evaluasi Setelah Pulang Liburan

Setelah pulang, lakukan review:

  • Berapa pengeluaran aktual vs anggaran?

  • Di pos mana yang berlebih?

  • Apa yang bisa diperbaiki di liburan berikutnya?

Evaluasi ini akan sangat berguna untuk membuat liburan masa depan lebih hemat dan terkontrol.


Kesimpulan

Cara bikin anggaran liburan tanpa overbudget bukanlah hal yang rumit. Kuncinya adalah perencanaan yang matang, disiplin pada batas pengeluaran, dan selalu sedia dana cadangan. Dengan strategi ini, kamu bisa menikmati liburan dengan tenang tanpa stres keuangan setelahnya.

Ingat, liburan bukan tentang seberapa mahalnya destinasi, tapi seberapa bijak kamu mengelola pengalaman dan keuanganmu. Liburan seru tetap bisa kamu nikmati tanpa bikin dompet menangis!